The Inspirational Leadership

Sebagai religius tidak lepas dari kepemimpinan, meskipun tujuan menjadi religius bukanlah menjadi seorang pemimpin. Seorang religius suatu saat pasti mendapat perutusan dari kongregasi untuk memegang kepemimpinan di suatu tempat kerasulan, yang membutuhkan sentuhan dan kehadiran religius untuk memberi warna kehidupan yang lebih hidup. Pembekalan ketrampilan kepemimpinan sangatlah penting untuk menyiapkan pemimpin yang baik. Untuk itu koordinator bruder muda bersama-sama para bruder yang lain mengadakan seminar pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan di Novisiat Kanonik FIC, Muntilan, 21-22 Agustus 2010.

Dalam seminar yang bertemakan “The Inspirational Leadership” ini menghadirkan narasumber Bapak Jim Mintarja seorang konsultan dan motivator beberapa perusahaan dari Jakarta. Hadir juga para peserta seminar yaitu para frater Postulan FIC, para frater Novis Kanonik FIC, para frater Novis Lanjutan FIC, para bruder muda FIC, para bruder dari TPBM yang diwakili Br. Hans Gendut dan Br. Simon dan juga para tamu undangan dari tarekat religius lain: para Novis CB, para Novis FC, para Novis CSA dan Seminaris, yang masing-masing tamu undangan diwakili dua peserta.

Sesuai dengan rapat team kordinator bruder muda, tujuan diadakannya seminar kepemimpinan ini adalah untuk meningkatkan daya juang yang makin militan dan percaya diri sebagai religius untuk memimpin.

Bapak Jim Mintarja yang tidak asing lagi dengan para bruder FIC dan Yayasan Pangudi Luhur, dalam pengulasannya tentang kepemimpinan mengatakan, “Seorang pemimpin harus mempunyai kualitas kepemimpinan dan karakter unggul, sehingga dapat menarik orang-orang untuk bergabung dengannya, dan menginspirasi orang-orang untuk bertindak mewujudkan impiannya.” Pak Jim menambahkan, untuk menjadi seorang pemimpin yang mampu memberi motivasi dan inspirasi bagi yang dipimpin, ia harus memiliki kemampuan melihat ke depan, perancang impian, dan harus ada komitmen untuk melakukan perubahan, yang dimulai dari diri sendiri.

Suasana seminar yang hidup karena gaya penyampaian Pak Jim yang menarik, bahan yang sesuai dengan kebutuhan peserta, dan juga diselingi dengan menyanyikan lagu-lagu pembangkit motivasi, membuat waktu seminar terasa singkat. Untuk menjadi pemimpin yang baik sebuah komitmen sangatlah penting, terlebih komitmen yang mendasari hidup kita, komitmen sebagai seorang bruder, suster, seminaris, pelajar, dan peran-peran lainnya yang kita emban.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.